Limbcare merupakan perusahaan startup di bidang industri alat kesehatan, khususnya alat kesehatan orthosis (alat penyangga tubuh) dan prostesis (alat pengganti bagian tubuh).
Chief Executive Officer Limbcare, Muhammad I’tikap, mengatakan Limbcare didirikan sejak tahun 2019. Saat itu, Limbcare berdiri dengan dana dan fasilitas yang sangat minim.
“Awal berdiri sejak 2019, Limbcare center merupakan praktik mandiri ortotik prostetik yang dikelola oleh 3 orang pendiri dengan dana dan fasilitas yang masih sangat minim,” katanya.
Menurut I’tikap, ia dibantu oleh dua rekannya dalam mendirikan Limbcare pada tahun 2019. “Ada tiga anggota yakni Putra Eka Prakoso Lulusan Universitas Indonesia, Muhammad I’tikap lulusan Poltekkes Jakarta 1, lalu ada Azwien Niezam lulusan Poltekkes Jakarta 1,” jelasnya.
PROSPEK JANGKA PANJANG
Dalam hal ini, kata I’tikap, Limbcare memiliki fokus di bidang industri dan trading alat kesehatan.
“Target kedepannya Limbcare berupaya menjadi perusahaan industri alat kesehatan yang mengedepankan pengembangan teknologi, agar bisa dijangkau oleh semua orang dan dapat meningkatkan kualitas hidup,” katanya.
Sementara itu, I’tikap berharap agar Limbcare dapat memberikan dampak sosial seluas-luasnya kepada masyarakat di bidang kesehatan. “Respon mahasiswa tentu baik terkait adanya Limbcare, terinspirasi untuk dapat berdikari,” tuturnya.






