Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) meluncurkan sebuah buku berjudul Pencegahan Stunting: Pentingnya Peran 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
OVERVIEW
Dalam siklus pembangunan manusia dan kebudayaan, terdapat salah satu komponen, yaitu pranatal dan ASI (1.000 Hari Pertama Kehidupan/HPK). Stunting, terutama pada 1.000 HPK, tidak hanya merupakan indikator rendahnya panjang/ tinggi badan seorang anak, tetapi lebih sebagai penanda (marker) dari masalah yang jauh lebih besar, yaitu kualitas sumber daya manusia suatu negara.
Kualitas sumber daya manusia saat ini belum menggembirakan akibat rendahnya kecerdasan dan besarnya risiko terjadinya penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus tipe 2, dan stroke, sebagai akibat stunting pada usia dini. Dampak tersebut tidak hanya lintas generasi tetapi mempengaruhi tiga generasi, yaitu ke anak dan cucunya kelak.
Sementara itu, pandemi Covid-19 ini memengaruhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jika sebelumnya masyarakat rajin mencari program pemerintah untuk menjaga kesehatan, sekarang menjadi tidak berani datang ke pelayanan kesehatan atau kegiatan edukasi kesehatan.
Ibu-ibu atau keluarga juga tidak berani ke puskesmas/posyandu untuk memantau pertumbuhan anak dan mendapatkan imunisasi. Akses pemanfaatan kesehatan menjadi menurun sebagai akibat kekhawatiran. Sebelum Covid-19 pun, masalah stunting sudah menjadi primadona masalah di Indonesia – masalah yang besar. Stunting bukan hanya akibat kekurangan gizi saja melainkan berkaitan dengan variabel lain.
Buku berjudul Pencegahan Stunting: Pentingnya Peran 1.000 Hari Pertama Kehidupan ini memuat informasi berkenaan penanganan ibu hamil di masa pandemi Covid-19. Selain itu, buku ini juga menguraikan terkait perumusan kebijakan/ program penanganan stunting yang berbasis scientific dan evidence. Dengan adanya buku ini, pembaca diharapkan mampu mengidentifikasi intervensi melalui program stunting yang cost-effective dan memiliki daya ungkit yang tinggi.
TARGET PEMBACA
Buku ini dijadikan sebagai textbook/buku wajib bagi mahasiswa ilmu kesehatan – khususnya FKM UI. Selain itu, buku ini dapat juga dapat menjadi pegangan bagi pemangku kepentingan, seperti pembuat kebijakan/program, penggiat kesehatan masyarakat hingga masyarakat umum.
TIM PENULIS
Buku Pencegahan Stunting terdiri dari pakar yang ahli dalam bidangnya, dari FKM UI, Fakultas Kedokteran (FKUI), Human Nutrition Research Centre Indonesia Medical Research Institute (HNRC IMERI) UI, Lembaga Eijkman, FK Universitas YARSI dan FKM Universitas Hasanuddin.


