Menyikapi Persoalan Asuransi di Masyarakat

Kebutuhan akan produk asuransi akan terus dibutuhkan dan semakin meningkat seiring dengan masih terjadinya pandemi Covid-19. Hal ini terjadi karena masyarakat yang rentan dengan kondisi dan isu kesehatan di Indonesia. Maka dari itu, penyedia asuransi akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Ketua Program Studi Administrasi Asuransi dan Aktuaria Asrori, MA., FLMI, penetrasi asuransi penduduk Indonesia telah mencapai 6,6% di kuartal III 2019 (AAJI 2019). “Masyarakat pun butuh produk perlindungan kesehatan dan kebutuhan ini semakin meningkat dari awal terjadinya pandemi,” ungkapnya.

Dalam hal ini, perusahaan atau pemilik asuransi harus mampu menyediakan produk yang sesuai dan tepat bagi kebutuhan masyarakat dengan program perlindungan untuk orang-orang yang benar-benar membutuhkan dan mampu. Selain itu, dibutuhkan sarana yang tepat untuk menghubungkan antara masyarakat dengan penyedia asuransi untuk mendapatkan akses yang mudah dalam informasi maupun pembelian produk.

PRODI ASURANSI VOKASI UI

Untuk menjawab tantangan asuransi yang terdapat di Indonesia, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (Vokasi UI) memiliki Program Studi Administrasi Asuransi dan Aktuaria, yaitu sebuah prodi yang mempersiapkan dan menghasilkan tenaga ahli madya asuransi dan aktuaria profesional tersertifikasi.

Bidang Asuransi dan Aktuaria merupakan pilihan program studi dengan profesi yang menjanjikan bagi lulusan siswa-siswi SMA/ SMK untuk dapat melanjutkan pendidikan. Asrori mengatakan, “Pada prodi ini, lulusan disiapkan untuk mampu mengaplikasikan ilmu aktuaria, statistika, dan ekonomi di Industri asuransi, dana pensiun, dan keuangan dengan pengajar yang telah tersertifikasi di bidang asuransi, aktuaria, risk management, dan keuangan.”

Vokasi UI terus berupaya menghasilkan lulusan asuransi yang mumpuni dan berdaya saing, yaitu lulusan yang dilengkapi dengan sertifikasi asuransi dan aktuaria. Hal ini menjadi penting karena profesional di bidang asuransi adalah garda terdepan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Harapannya, asuransi dapat menyediakan produk perlindungan yang semakin baik dan mudah kepada masyarakat dengan menggunakan teknologi agar masyarakat akan mudah bergabung dengan penyediaproduk asuransi.

Bagikan artikel ini: