Bantu Orang Dapat Kerja & Dongkrak Karier

Ide atau gagasan bisa lahir dari mana saja, misalnya pengalaman orangorang di sekitar kita. Inilah yang turut melatarbelakangi lahirnya Dibimbing.id. Dibimbing.id adalah platform edutech penyedia layanan belajar yang
berfokus pada industri digital.

Dibimbing.id digawangi oleh tiga anak muda yang merupakan alumni Universitas Indonesia (UI). Ketiganya adalah Zaky Muhammad Syah (Sosiologi FISIP 2016 – Chief Executive Officer), Alim Anggono (Psikologi 2016 – Chief Product Officer), dan Wildan Gunawan (Fasilkom 2016 – Chief Technology Bantu Orang Dapat Kerja & Dongkrak Karier Dibimbing.id Officer). Ketiganya meluncurkan Dibimbing.id pada November 2020.

Zaky mengakui, lahirnya Dibimbing.id diawali dari keresahan yang dialaminya. Dahulu, ia bercerita, dirinya memiliki teman yang termasuk mahasiswa berprestasi (mapres) di UI.

“Dia sempat menganggur selama sekitar empat atau lima bulan setelah lulus kuliah. Yang saya lihat, kemampuan atau skill yang diperolehnya di bangku kuliah belum match dengan industri.

Ada semacam knowledge gap. Jadi, melalui Dibimbing.id, kami ingin membantu orangorang, khususnya yang telah
menyelesaikan kuliah, agar memiliki skill yang match dengan dunia kerja,” paparnya.

Zaky menggarisbawahi, ini bukan berarti kualitas pengajaran di Indonesia buruk. Namun, pengajaran di institusi pendidikan hendaknya mengikuti kecepatan dinamika industri sehingga lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan banyak perusahaan,

Awalnya, Zaky mengemukakan, Dibimbing.id menawarkan layanan belajar berbagai bidang atau disiplin ilmu. Seiring waktu, pasar ini terlalu luas bagi Dibimbing.id.

“Selain itu, banyak juga calon peserta yang menanyakan digital skill, seperti digital marketing, data analysis dan lain-lain. Jadi, kami fokuskan pada digital skill. Sambil berjalan, ternyata peserta yang mendaftar tidak cukup hanya mendapat pelatihan. Banyak dari mereka juga butuh pekerjaan. Selain mahasiswa, karyawan yang ingin meningkatkan skill demi karier yang lebih baik juga bisa mendaftar di Dibimbing.id. Singkatnya, kami menawarkan
solusi dari masalah banyak orang yang menganggur meski memiliki gelar sarjana atau kariernya mandek,” ungkap Zaky.

TIGA TANTANGAN

Dalam mengembangkan Dibimbing.id, Zaky mengakui ada tiga tantangan yang dihadapi. Ketiga tantangan itu adalah people, product, dan marketing. Tantangan people, ujarnya, adalah mempertahankan sumber daya terbaik, terutama karyawan yang termasuk generasi milenial dan generasi Z.

“Tantangan product adalah bagaimana kami membuat produk yang sustain bahkan dicari orang. Lalu, tantangan marketing lebih ke bagaimana kami menjaga sustainability pasar di tengah persaingan dari kompetitor yang bertambah banyak,” lanjutnya.

Zaky dan rekan-rekannya akan terus berupaya menjawab ketiga tantangan tersebut dengan berbagai cara. Salah satunya melalui pendanaan. Belum lama ini, Zaky berujar, Dibimbing.id memperoleh pendanaan dari init-6, perusahaan modal ventura yang didirikan oleh founder Bukalapak, yakni Achmad Zaky.

“Target kami adalah untuk meningkatkan level penerimaan kerja alumni dari 80% saat ini menjadi 100% dan 30 ribu user menjadi 330 ribu user dalam waktu dekat,” ujarnya.

Saat ini, Dibimbing.id telah memiliki sekitar 450 hiring partner dan hiring company (HPHC) di seluruh Asia Tenggara yang siap merekrut alumni lulusannya, seperti Zenius, Ajaib, Bibit, SIRCLO dan lain-lain.

Bagikan artikel ini: